Secara umum, media merujuk sebagai alat atau saran untuk bertukar informasi atau berkomunikasi. Media sering sekali mengalami per...
Media & Budaya
Google. Siapa yang tidak tau google? Perusahaan IT yang produknya sering sekali kita pakai yaitu search engine di website google.com, yang b...
Review Produk Perusahaan IT: Google
Google. Siapa yang tidak tau google? Perusahaan IT yang produknya sering sekali kita pakai yaitu search engine di website google.com, yang berguna untuk mencari berbagai macam informasi seperti peluang bisnis, informasi beasiswa, bahkan kunci jawaban ulangan. oops
Sejarah Berdirinya Google
Sedikit cerita tentang berdirinya Google. Google dimulai dari proyek yang dikerjakan oleh Larry Page dan Sergey Brin pada tahun 1996. Mereka mengembangkan mesin pencari tersebut dan dioperasikan menggunakan server di kampus mereka. Tujuan mereka menciptakan Google adalah agar Google dapat menjadi gudang informasi tak terbatas di internet.
Kini, google tidak hanya menyediakan search engine sebagai fitur utama mereka, mereka juga menyediakan layanan-layanan yang sangat bermanfaat dan menarik, seperti: Google Mail, Youtube, Google Meet, Google Docs, dan lain-lain.
Google mempunyai banyak sekali manfaat bagi banyak orang, diantaranya:
- Membantu seseorang untuk mencari informasi dengan search engine yang disediakan oleh Google.
- Menyediakan layanan pesan elektronik (e-mail) yang bisa digunakan secara gratis untuk mengirim pesan elektronik ke pengguna e-mail lainnya, dengan layanan Google Mail.
- Memberikan hiburan bahkan video-video menarik lainnya dengan layanan Youtube yang disediakan oleh Google.
- Menyediakan tempat bagi pengguna untuk melakukan pertemuan secara online (meeting online), terutama di masa pandemi seperti ini, dengan layanan Google Meet.
Pertentangan Sosial dan Integrasi Sosial Dalam Masyarakat Disusun oleh: Takumi Kozaki (11120122) PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI ...
Pertentangan Sosial dan Integrasi Sosial Dalam Masyarakat
Pertentangan Sosial dan Integrasi Sosial Dalam Masyarakat
Disusun oleh:
Takumi Kozaki (11120122)
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
FAKULTAS ILMU KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2020/2021
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat Allah Subhannahu wa Ta’ala, Tuhan semesta alam. Atas izin dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah ini, dengan tujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Budaya Dasar dan menambah pengetahuan bagi kita semua.
Penulis menyadari dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, penulis bersedia menerima masukan dari semua pihak baik berupa kritik maupun saran yang bersifat membangun. Akhir kata, semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.
Jakarta, 30 Juni 2021
Takumi Kozaki
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ................................................................................................................. i
BAB 1 PENDAHULUAN ............................................................................................ 1
1.1 Latar Belakang .................................................................................................... 1
1.2 Tujuan Penulisan ................................................................................................. 1
BAB 2 PEMBAHASAN ............................................................................................... 2
2.1 Definisi Perselisihan Sosial ................................................................................. 2
2.1.1 Penyebab Adanya Konflik Sosial ................................................................. 2
2.1.2 Dampak Terjadinya Konflik ......................................................................... 2
2.1.3 Penyelesaian Konflik .................................................................................... 2
2.2 Integrasi Sosial .................................................................................................... 3
2.2.1 Sifat Integrasi Sosial .................................................................................... 3
2.2.2 Faktor Pendorong Integrasi Sosial ............................................................... 3
2.2.3 Faktor Penghambat Integrasi Sosial ............................................................ 3
2.2.4 Bentuk-bentuk Integrasi Sosial ................................................................... 3
BAB 3 PENUTUP ........................................................................................................ 4
3.1 Kesimpulan ......................................................................................................... 4
3.2 Saran ................................................................................................................... 4
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................. 5
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Setiap manusia memiliki pemikiran dan perasaannya masing-masing. Bukan hal yang tidak mungkin bagi setiap individu untuk memiliki perselisihan terhadap pendapat yang mereka punya. Hal ini dilatarbelakangi dengan adanya faktor internal seperti perbedaan sudut pandang, penyikapan dalam menghadapi masalah, dan ego. Bahkan terdapat juga faktor eksternal seperti adat istiadat dan budaya.
1.2 Tujuan Penulisan
Tujuan disusunnya makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata pelajaran Ilmu Budaya Dasar, serta memberikan pengetahuan tentang perselisihan sosial dan integrasi sosial.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Definisi Perselisihan Sosial
2.1.1 Penyebab Adanya Konflik Sosial
2.1.2 Dampak Terjadinya Konflik
2.1.3 Penyelesaian Konflik
menemukan jalan keluar.
Integrasi sosial adalah suatu bentuk proses sosial yang dilakukan oleh berbagai pihak untuk mengatasi beragam permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan bermasyarakat, walaupun penyebab munculnya suatu permasalahan berbeda-beda.
2.2.1 Sifat Integrasi Sosial
Sifat integrasi sosial menurut Paulus Wirutomo, dapat dibedakan menjadi tiga sifat berikut:
1) Integrasi normatif. Integrasi yang dapat terbentuk karena adanya kesepakatan nilai, norma, tujuan bersama, dan rasa solidaritas antaranggota masyarakat. Integrasi normatif biasanya terjadi pada masyarakat yang memiliki solidaritas mekanis (masyarakat sederhana). Integrasi ini berkaitan dengan unsur-unsur budaya sehingga sering disebut integrasi budaya.
2) Integrasi fungsional. Integrasi yang terbentuk dengan melihat masyarakat sebagai suatu sistem yang terintegrasi. Integrasi fungsional, berkembang dalam masyarakat yang memiliki tingkat spesialisasi kerja tinggi.
3) Integrasi koersif. Integrasi yang terjadi tidak berasal dari hasil kesepakatan normatif ataupun ketergantungan fungsional. Integrasi koersif merupakan hasil kekuatan yang mengikat masyarakat secara paksa. Integrasi koersif terjadi karena paksaan dari pihak-pihak yang memiliki kekuasaan.
2.2.2 Faktor Pendorong Integrasi Sosial
Beberapa faktor pendorong integrasi sosial adalah sebagai berikut:
1) Keinginan untuk memiliki.
2) Cross-cutting affiliations.
3) Cross-cutting loyalities.
4) Konsensus.
5) Rela berkorban demi tujuan bersama.
2.2.3 Faktor Penghambat Integrasi Sosial
Beberapa faktor penghambat integrasi sosial adalah sebagai berikut:
1) Kondisi masyarakat yang terisolasi.
2) Kurangnya ilmu pengetahuan yang dimiliki masyarakat.
3) Terdapat perasaan superior yang dimiliki suatu kelompok.
2.2.4 Bentuk-bentuk Integrasi Sosial
Beberapa bentuk dari integrasi sosial adalah sebagai berikut:
1) Integrasi normatif, akibat adanya norma yang berlaku di masyarakat seperti prinsip Bhineka Tunggal Ika
2) Integrasi fungsional, terbentuk karena suatu kelompok memiliki fungsi dan keahlian tertentu.
3) Integrasi koersif, terbentuk berdasarkan kekuasaan yang dimiliki penguasa. Dalam hal ini penguasa melakukan cara-cara kekerasan (koersif).
3.1 Kesimpulan
Integrasi sosial adalah berkesinambungannya individu-individu dalam masyarakat yang dapat tercipta, jika setiap individu memiliki rasa kebersamaan dan saling mengerti dan menghargai satu sama lain. Integrasi sosial dapat menjadi solusi untuk mengurangi tingkat kemungkinan terjadinya konflik sosial.
3.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA
https://www.bola.com/ragam/read/4520008/macam-macam-konflik-sosial-beserta-contohnya-yang-perlu-diketahui
https://www.daya.id/usaha/artikel-daya/sosial/beberapa-upaya-dan-cara-mengatasi-konflik-sosial-sehari-hari
https://www.ruangguru.com/blog/penyebab-konflik-sosial-di-masyarakat
https://id.wikipedia.org/wiki/Integrasi_sosial
https://www.kompas.com/skola/read/2020/12/11/171137169/integrasi-sosial-definisi-dan-bentuknya
Hai semua, kita dipertemukan kembali ditulisan saya ini. Pada tulisan ini, saya akan memabahas tentang keberagaman beragama sebagai ma...
Keberagaman Beragama Dalam Kehidupan Manusia
Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang Ilmu Sosial Dasar (ISD). Dimulai dari pengertian Ilmu Sosial Dasar, tujuan ISD dan hubu...
Ilmu Sosial Dasar (ISD)
- Pengertian Ilmu Sosial Dasar (ISD)
- Tujuan Ilmu Sosial Dasar (ISD)
- - Memahami dan menyadari adanya masalah sosial di masyarakat.
- - Peka terhadap masalah sosial dan berusaha mencari solusinya.
- - Memahami jalan pikiran ahli-ahli di bidang lainnya agar bisa berkomunikasi dalam rangka penyelesaian masalah di masyarakat.
Ilmu Sosial Dasar membantu mengembangkan wawasan, penalaran dan kepribadian mahasiswa, agar memperoleh wawasan yang lebih luas. Kepribadian yang diharapkan dari mahasiswa berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia lain, serta sikap dan tingkah laku manusia terhadap manusia lainnya yang bersangkutan secara timbal balik.
- Hubungan Ilmu Sosial Dasar (ISD) dengan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
- - Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
- -Ilmu Sosial Dasar merupakan satu mata kuliah tunggal, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
- -Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan ketrampilan intelektual.
- - Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan.
- - Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah tunggal, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
- - Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan ketrampilan intelektual.
Terima Kasih!
Hi. And welcome to my blog (: Hi. And welcome to my blog (: Hi. And welcome to my blog (: Hi. And welcome to my blog (: Hi. And welcome to m...





Follow Us
Were this world an endless plain, and by sailing eastward we could for ever reach new distances